Belajar Rasa Cukup akan Membuat kita Lebih Bersyukur

Hari ini saya teringat akan Kebaikan TUHAN, dan dengan Rasa syukur penuh tentunya, dan saya jadi ingat dengan begitu banyak target dalam hidup saya yang sudah saya buat, sehingga membuat saya sendiri ngos-ngosan, target saya harus memiliki ini dan itu, diwaktu tertentu dan saya benar-benar memanfaatkan waktu yang saya miliki saat ini, sehingga saya berpikir keras, apa yang salah? Jawaban nya, Gak salah manusia memang harus hidup dengan TUJUAN, tetapi saya di ingatkan untuk harus belajar dengan yang namanya Rasa cukup.

 Saya melihat bahwa banyak orang yang sudah kaya, dia gak akan berhenti untuk mencari uang, dia akan berusaha menggadaikan sertifikat atau apalah itu demi membuat usaha baru dan baru, karena manusia pada umum nya tanpa disadari mereka  memiliki JIWA SERAKAH, tidak memungkiri tetapi selalu begitu, saya pun sudah punya masih juga mau, masih mau dan mau terus.

 Saya beberapa kali pernah bertemu beberapa orang dikota besar, yang memiliki gaji cukup besar, memiliki usaha, maka dibuka nya lagi usaha lain dan lain nya, omsetnya begitu besar per/bulan, tetapi mulut nya penuh dengan yang namanya RASA KEKURANGAN. saya kira dia kerja dan kerja, tetapi tidak ada yang namanya MENIKMATI, padahal SEHARUSNYA DIA HARUS BAHAGIA KARENA MEMILIKI SEGALANYA. 

     Pada umumnya Manusia jika memiliki banyak uang, dia akan berjalan dengan rasa TIDAK AMAN, karena manusia kalau memiliki banyak uang dia akan merasa tidak aman, karena Alkitab sendiri menuliskan bahwa UANG ADALAH AKAR DARI SEGALA KEJAHATAN. 

 Sekarang saya memiliki kerja dan gaji, saya bersyukur karena saya memiliki uang setiap bulan, saya jauh lebih santai, tetapi sejujurnya hidup saya, rasanya jauh lebih bahagia, saat hidup dengan hanya menghasilkan 70rb dan 100rb per/hari, saya bertemu orang-orang yang positive, saya tidak takut menaruh tas saya dimana saja karena memang tas saya tidak ada isinya, ternyata memiliki uang atau harta membuat saya sendiri tidak nyaman karena ada rasa takut, jika hilang maka saya akan mengalami rasa kehilangan.

     Kali ini saya sedang belajar untuk RASA CUKUP, makan secukupnya, minum secukupnya, tidur secukupnya, kerja secukupnya, karena dunia butuh yang namanya keseimbangan, tidak mungkin secangkir gelas hanya mampu mengisi 500mill kita isi 1 liter tentu saja akan tumpah karena gelas tersebut pada umumnya dia hanya mampu menampung 500 mill.

     Apapun itu pada dasar nya manusia hanya mampu menerima secukupnya. Saya merasa bersyukur dengan situasi yang ada, walaupun saya bertemu dengan manusia-manusia yang selalu penuh dengan rasa kekurangan, padahal dia harus nya tak punya alasan untuk merasa kurang, tetapi saya jadi belajar banyak hal, SAYA HARUS BERSYUKUR, saya memiliki pekerjaan dan memiliki gaji.

    hay buat kalian yang membaca tulisan saya, saat ini jika kalian punya pekerjaan hargai piring makan mu, dan kerjakanlah apa yang kalian kerjakan dengan sepenuh hati, Jika kalian tidak memiliki pekerjaan,  maka Kerjakan apa saja yang bisa kalian kerjakan untuk menghasilkan uang. 

 Contoh, bikinlah kue donat kalian taruh di setiap sekolah-sekolah dekat rumah kalian, buat manajemen bagi beraap persen untuk yang jaga, buat modal dan seidkit keuntungan untuk anda.

      Saya ingin sharing cerita singkat, dulu saya pernah bekerja sebagai marketing di suatu perusahaan di Jakarta, setiap pagi saya harus bangun di jam 4 pagi karena kantor tersebut berada tepat didekat bundaran HI Jakarta Pusat dan saya tinggal di daerah Jakarta Selatan otomatis jauh sekali, setiap jam 5 subuh langit Jakarta masih biru muda, saya berjalan kaki ke arah busway, sampai di kantor saya beli bubur ayam waktu itu 7rb harga per/porsi, saya perhatikan dari atas kantor bubur ayam tersebut dia bangun di jam yang sama membuat bubur dan lain-lain di jam 9 pagi bubur ayam nya sudah ludes terjual, anggaplah sehari dia mampu menjual 100 porsi per hari nya 100x7.000 rupiah = Rp.700.000,- per/hari x 30 hari = 21juta (potong modal beli ayam dan bumbu) lumayan juga.

Saya pikir dulu pekerjaan berdasi hebat duitnya banyak belum tentu, Tuhan bisa memberkati pekerjaan apapun secara luar biasa. Akibat memandang pak bubur ayam tersebut membuat saya berani resign dan memutuskan untuk menjadi seorang pedagang dengan mengejar uang per hari, jadi bagi kalian yang belum mendapatkan pekerjaan tetap semangat, dan bersyukur, maaf cerita curhat saya agak lari dari thema di atas, tetap bersyukur dengan apa yang TUHAN buat didalam hidup kita namun jangan juga cepat menyerah dengan keadaan yang ada TUHAN memberkati.

Posting Komentar

4 Komentar

  1. Kalau bisa jadilah owner dlm setiap usaha yah bell. Kita bisa membantu org lain dgn memberikan lapangan pekerjaan serta qt sendiri yg mengatur waktu kita 🙏🏻😇 Semoga tulisanmu bell bisa membuat org semakin berpikiran positive, berani mengambil langkah baru utk membuka peluang usaha barudi masa pandemi ini & bisa memotivasi byk org 🙏🏻😇

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul sx ibu semoga bs membuka mindset anak anak muda utk terus berpikir kreatif bahwa utk mendapatkan uang bkn hanya duduk di meja kerja dan terlihat sibuk 🙏🙏🙏

      Hapus
    2. Betul sx ibu semoga bs membuka mindset anak anak muda utk terus berpikir kreatif bahwa utk mendapatkan uang bkn hanya duduk di meja kerja dan terlihat sibuk 🙏🙏🙏

      Hapus
    3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus